Metode Penelitian Komparatif - Tujuan dan Prosedur

Metode Penelitian Komparatif - Penelitian komparatif merupakan jenis penelitian deskriptif yang berusaha mencari jawaban secara mendasar mengenai sebab-akibat, dengan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya maupun munculnya suatu fenomena atau kejadian tertentu. Penelitian komparatif merupakan penelitian yang sifatnya membandingkan, yang dilakukan untuk membandingkan persamaan dan perbedaan 2 atau lebih sifat-sifat dan fakta-fakta objek yang diteliti berdasarkan suatu kerangka pemikiran tertentu. Penelitian komparatif biasanya digunakan untuk membandingkan antara 2 kelompok atau lebih dalam suatu variabel tertentu.


Penelitian komparatif
  bersifat “expost facto”, yang artinya data dikumpulkan sesudah peristiwa atau isu yang diteliti terjadi. Expost facto merupakan penelitian emperis yang sistematis yang mana peneliti tidak mengendalikan variabel bebasnya secara langsung, karena variabel bebas tersebut sudah terjadi di masa lampau atau karena variabel bebeas pada dasarnya tidak bisa dimanipulasi. Peneliti tidak memberikan perlakuan dalam membandingkan dan mencari hubungan sebab-akibat antar variabelnya. Penelitian ini juga dikenal sebagai Penelitian Kausal Komparatif.

Penelitian kasual komparatif yaitu penelitian yang berusaha untuk menentukan penyebab atau alasan mengapa terdapat perbedaan pada tingkah laku atau status suatu kelompok maupaun individual. Penelitian jenis ini kelihatannya memiliki persamaan dengan penelitian korelasi, akantetapi keduanya berbeda. Perbedaannya yaitu penelitian kausal komparatif berusaha untuk mengungkap hubungan sebab akibat sedangkan pada penelitian korelasi tidak dan hanya mencari hubungan saja.

Bila dibandingkan dengan penelitian eksperimen, pada penelitian kasual komparatif tidak memanipulasi variabel bebas yang diduga sebagai penyebabnya, sedangkan pada penelitian eksperimen melakukan manipulasi. Kelompok-kelompok yang diteliti pada penelitian ini memang telah mempunyai perbedaan dan perbedaan tersebut tidak dibuat oleh peneliti. Variabel bebasb pada penelitian kasual komparatif yaitu variabel yang tidak bisa dimanipulasi (contohnya status sosial ekonomi), yang seharusnya tidak dimanipulasi ( contohnya banyaknya miras yang diminum ), atau yang biasanya tidak dapat dimanipulasi akan tetapi bisa dimanipulasi (contohnya metode mengajar).
Hubungan sebab akibat pada penelitian kasual komparatif lebih lemah bila dibandingkan dengan penelitian eksperimen. Pada penelitian eksperimen dapat menjamin bahwa penyebab yang dicurigai atau variabel bebasnya dapat benar-benar memberikan efek terhadap variabel terikatnya.

Penelitian komparatif dapat digunakan apabila telah terpenuhi syarat sebagai berikut:
  1. Tidak memungkinkan untuk melakukan Metode eksperimental yang dianggap lebih kuat.
  2. Apabila penelitian tidak mungkin mengontrol, memilih, dan memanipulasi factor  yang penting dalam mempelajari hubungan sebab - akibat secara langsung.
  3. Pengontrolan terhadap semua variabel kecuali variabel bebas, sangatlah terlalu dibuat – buat dan tidak realistis, serta mencegah adanya interaksi yang normal antar  variabel – variabel lain yang berpengaruh.
  4. Pengontrolan yang dilakukan di laboratorium untuk beberapa tujuan penelitian dianggap mahal, tidak praktis, atau secara etika dipertanyakan.

Desain dasar penelitian komparatif sangat sederhana dan meskipun variabel bebas tidak dimanipulasi, terdapat prosedur kontrol yang dapat diterapkan. Penelitian komparatif juga melibatkan variasi teknik statistik yang luas. Desain dasar penelitian komparatif melibatkan pemilihan 2 kelompok yang berbeda pada beberapa variabel bebas dan membandingkan mereka pada beberapa variabel terikat. Kedua kelompok kemungkinan berbeda, 1 kelompok mempunyai karakteristik yang tidak dimiliki oleh kelompok lain atau 1 kelompok mempunyai pengalaman yang tidak dimiliki kelompok lain. Ataupun kedua kelompok berbeda dalam hal tingkatan; satu kelompok mempunyai lebih dari satu karakteristik dari pada kelompok lain atau kedua kelompok kemungkin mempunyai perbedaan jenis pengalaman.

Tujuan Penelitian Komparatif

Secara umum, tujuan penelitian komparatif yaitu untuk menemukan persamaan dan perbedaan tentang dua hal atau lebih. Selain itu, penelitian komparatif juga mempunyai beberapa tujuan sebagai berikut: membandingkan persamaan dan perbedaan 2 atau lebih fakta dan sifat objek yang diteliti, membuat generalisasi tingkat perbandingan, menentukan mana yang lebih baik atau mana yang sebaiknya dipilih, menyelidiki kemungkinan hubungan sebab-akibat.

Prosedur Penelitian Komparatif

Pada Penelitian Komparatif memiliki prosedur yang tidak jauh beda dengan penelitian lainnya, berikut ini prosedurnya yang harus dilakukan:

1. Penentuan masalah penelitian
Pada tahap perumusan masalah penelitian atau pertanyaan penelitian, peneliti berspekulasi dengan apa yang menjadi penyebab fenomena yang berdasarkan pada hasil penelitian sebelumnya, teori, atau pengamatan langsung.

2. Penentuan kelompok yang mempunyai  karakteristik yang akan diteliti.
Peneliti harus menentukan kelompok yang seperti apa yang akan diteliti disesuaikan dengn isu atau masalah yang akan diangkat.

3. Pemilihan kelompok pembanding.
Setelah memperoleh kelompok yang akan diteliti langkah berikunya memilih kelompok pembanding dengan mempertimbangkan karakteristik yang membedakan dengan kelompok penelitian. Kelompok ini harus dideskripsikan secara jelas dan didefinisikan secara operasional untuk masing-masing kelompok yang mewakili populasi yang berbeda. Tidak lupa untuk mengontrol variabel ekstra guna membantu menjamin kesamaan kedua kelompok.
Metode Penelitian Komparatif

4. Pengumpulan data.
Dalam tahap pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian yang harus memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas.

5. Analisis data
Pada tahap terakhir yaitu analisis data, analisis data dimulai dengan analisis statistik deskriptif  yaitu menghitung rata-rata dan simpangan baku. Kemudian dilakukan analisis yang mendalam dengan statistik inferensial. Teknik yang dapat digunakan sebagai analisis data dalam penelitian komparatif yaitu sebagai berikut:
a. Apabila datanya berbentuk nominal, maka digunakan teknik statistiks : binomial dan chi kuadrat satu sampel.
b. Apabila datanya berbentuk ordinal, maka digunakan teknik statistik : run test.
c. Apabila datanya berbentuk interval atau ratio maka digunakan tes satu sampel.

0 Response to "Metode Penelitian Komparatif - Tujuan dan Prosedur"

Post a Comment